Siapa yang tidak mengenal games yang satu ini. Dimana games ini digadang-gadang sebagai saingan terberat sekaligus mengalahkan rating downloader terbanyak daripada games saingan terdahulunya yang sejenis yaitu Mobile Legend.
Kok bisa menjadi terlaris?
Kalau menurut pengamatan saya pribadi, AOV lebih unggul dari segi marketingnya. Terbukti dengan berbagai fitur seperti:
1. Hero bisa didapatkan bila isi pulsa di dept. store atau minimarket yang ditunjuk AOV.
2. Dihadirkannya event-event menarik. Sehingga gamers terasa dimanjakan.
3. Adanya mode turnamen, bahkan event nasional pun tidak luput ketinggalan dari inceran marketing AOV. Sampai-sampai berani memberikan total hadiah 7 Miliar rupiah dalam satu turnamen baru-baru ini.
4. Di handphone pun ringan tidak memenuhi memori. Kalau terjadi lag atau patah-patah disaat memainkannya/ atau susah login itu kemungkinan handphone kita minim dari yang direkomendasikan. Dan saya kira sekarang ini RAM handphone lebih dari 2 GB dan itu sudah lebih dari cukup.
dan banyak lagi sehingga membuat betah yang memainkannya.
Back to topic...
Ok, disini akan saya berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai hero-hero yang ada di AOV.
Pemula
Mage/Suport. Lebih baik jadi suport dulu sambil mempelajari karakter2 musuh.
Payna: Hero yang kehadirannya membuat kesal musuh dengan stunnya (skil 2). Jadi harus jaga jarak kalau musuh lebih dari 2. Ulti (skil 3) sangat berbahaya bagi hero mage dan asassin. Karena sebelum durasi ulti berhenti mereka sudah mati duluan. Agar aman penggunaan skilnya, keluarkan ulti (skil 3) setelah skil 1. Urutan jika ada 2 mage atau + asassin: cicil dengan attack normal sampai bar live minimal ada yang 3/4, kemudian klik skil 2 dibarengi langsung masuk mendekati musuh - skil 1 - skil 3. Dan kalau ada tanker dipastikan tanker musuh sudah mengeluarkan skil stun. Karena skil 3 Payna jika bergerak maka durasi akan berhenti seketika.
Mganga: Hero satu ini tidak kalah mengesalkan bahkan bikin greget. Kenapa? Karena diawal permainan mage ini yang memiliki HP tipis tapi susah dibunuh, salah-salah malah lawannya yang mati. Jika menggunakan hero ini harus rajin nyicil skil 2 (saya biasanya diawal langsung pilih skil 2). Dengan skil 2 selain mengurangi HP musuh juga menambah HP kita. kekurangannya mana akan berkurang. Jadi keluarkan skil 2 jika benar-benar hero musuh terjangkau oleh skil 2. di mid permainan Mganga akan makin sakit dan pastinya inceran untuk di "bokong" (istilah anak-anak AOV diciduk). Jadi jangan pernah lepas dari melihat map. Jika HP musuh 1/2, jangan sia-siakan momen ini. Cukup cicil 2 kali semburan skil 2 lanjut saja dengan ulti (skil 3). Kecuali musuh-musuh dalam lingkaran skil 1, kita bisa tenang saja untuk menyicilnya sampai tertera angka 5. Jadi meski hero musuh kabur jauh, dengan HP sisa sedikit tetapi di hero musuh tertera angka 5 tidak usah dikejar, karena kemungkinan besar mati.
Next akan berbagi lagi pengalaman tentang AOV
Kurang lebih minta maaf. Yang mau nambahin silahkan. Komen yang sopan diucapkan terima kasih.
No comments:
Post a Comment